Thailand

Nanda wirabaskara

Pertama kali melihat Bangkok, yang terbayang adalah suasana di Jawa sebelum Islam. Banyak tempat-tempat pemujaan di sudut-sudut perempatan di mana orang-orang menaruh rangkaian bunga persembahan dan membakar dupa untuk tuhannya. Seperti di kampung pada masa kecilku dulu saat orang masih menaruh bunga persembahan di sudut-sudut kampung.

Kultur Budha (Hindu) yang kuat membuat orang-orang tidak membunuh binatang. Burung-burung masih berterbangan di antara gedung-gedung dan pepohonan. Ini yang sudah tidak ada di jawa setelah masa Islam.

Jawaku yang malang, yang dilarang adalah minum khamer. Selainnya itu boleh dilakukan. Setelah masa Islam orang ditradisikan untuk selalu mempertanyakan segala sesuatu, “halal atau haram?” Kalau halal dimakan, kalau haram dimusnahkan. Begitulah jawa menjadi habis seperti sekarang,

menuju padang pasir mencontoh arab yang dulu adalah daerah paling subur di dunia…

Advertisements

~ by roromendoet on April 19, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: